BRMP Banten Pimpin Rakor LTT Pandeglang, Pastikan Target Tanam Juli Tercapai
Pandeglang, 7/7/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Pandeglang dalam rangka menetapkan target sekaligus memastikan target LTT tersebut dapat tercapai.
Rakor juga diisi Sosialisasi eBanper oleh BRMP Banten. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi percepatan tanam sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan bantuan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Rakor dibuka oleh Plt. Kepala BRMP Banten selaku Direktur Wilayah Provinsi Banten, Andry Polos, S.Kom., M.Si., Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dr. Nasir, S.P., M.P., serta Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, Wahyu Widayanti, S.Pt.
Berdasarkan hasil workshop dan simulasi data yang mengacu pada data historis, Simotandi, data panen, serta Luas Baku Sawah (LBS), diperoleh potensi Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Pandeglang pada Juli 2026 sebesar 20.413 hektare sehingga melalui forum tersebut, seluruh peserta menyepakati potensi tersebut sebagai target LTT bulan Juli. Hal ini menjadi komitmen bersama untuk meningkatkan capaian kinerja Kabupaten Pandeglang.
Dalam pemaparan juga disampaikan bahwa berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) BPS periode Januari–Agustus 2026, luas panen nasional mencapai 8,35 juta Ha, meningkat 35,4 ribu Ha (0,43%) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi beras nasional juga mengalami peningkatan menjadi 25,28 juta ton, atau naik 13,4 ribu ton (0,05%), sehingga diperlukan dukungan peningkatan capaian luas tanam di tingkat daerah untuk menjaga tren positif produksi pangan nasional.
Pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan untuk menghadapi musim kemarau, antara lain irigasi perpompaan (Irpom), irigasi perpipaan (Irpip), bantuan benih, serta alat dan mesin pertanian (alsintan). Melalui sinergi antara BRMP Banten, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, diharapkan seluruh dukungan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal guna mempercepat tanam, meningkatkan produktivitas, dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.